Pengertian Isim Zaman dan Isim Makan, Wazan beserta Contohnya

Penjelasan Lengkap Tentang Isim Zaman Makan

KITABONLINE.net – Pada postingan sebelumnya kita telah membahas tentang pengertian masdar dan pembagiannya dalam bahasa Arab. Pada kesempatan ini kita akan membahas tentang pengertian isim zaman (إسم الزمان), isim makan (إسم المكان), wazan-wazannya dan contohnya.

Bacaan Lainnya

Pengertian Isim zaman dan Isim Makan

Dalam kitab Jamiuddurus al-Arabiyah (جامع الدروس العربية) karya Syaikh Mustofa al-Ghalayini disebutkan bahwa adapun pengertian dari isim zaman adalah

إِسْمُ الزَّمَانِ هُوَ مَا يُؤْخَذُ مِنَ الْفِعْلِ لِلدَّلاَلَةِ عَلىَ زَمَانِ الْحَدَثِ

Isim zaman adalah lafadz yang diambil dari fi’il-nya yang digunakan untuk menunjukkan “zamanil hadats” (waktu terjadinya suatu pekerjaan).

Sedangkan pengertian dari isim makan adalah

إِسْمُ الزَّمَانِ هُوَ مَا يُؤْخَذُ مِنَ الْفِعْلِ لِلدَّلاَلَةِ عَلىَ مَكَانِ الْحَدَثِ

Isim makan adalah lafadz yang diambil dari fi’il-nya yang digunakan untuk menunjukkan “makanil hadats” tempat terjadinya suatu pekerjaan.1

Wazan Isim Zaman dan Isim Makan

Adapun wazan isim zaman dan isim zaman dari fi’il tsulasi (3 huruf) itu bentuknya sama, karena keduanya sama-sama di cetak (musytaq) dari fi’il mudhore’-nya.2

Berikut adalah wazan-wazan-nya, yaitu:

1). Ikut Wazan مَفْعَلٌ
Wazan ini diperuntukkan isim zaman-makan dari fi’il tsulasi mujarrab (3 huruf) yang mana ‘ain fi’il mudhore’nya dibaca dhommah atau fathah; baik berupa bina’ shohih, mahmuz, ajwaf ataupun mudho’af. Contohnya:

إسم زمان/إسم مكان
(Ikut Wazan مَفْعَلٌ)
فعل مضارعفعل ماضي
مَنْصَرٌيَنْصُرُنَصَرَ
waktu/tempatnya menolongsedang/akan menolongtelah menolong
مَذْبَحٌيَذْبَحُذَبِحَ
waktu/tempatnya penyembelihansedang/akan menyembelihtelah menyembelih

Begitu juga apabila terdiri dari bina’ naqis atau bina’ lafif maqrun, maka secara mutlaq (baik ‘ain fi’il mudhore’-nya dibaca dhommah, fathah, atau kasrah) isim zaman-makan-nya ikut wazan مَفْعَلٌ. Misalnya:

إسم زمان/إسم مكان
(Ikut Wazan مَفْعَلٌ)
فعل مضارعفعل ماضي
مَرْمًىيَرْمِيرَمَى
waktu/tempatnya melemparsedang/akan melempartelah melempar
مَطْوًىيَطْوَىطَوِيَ
waktu/tempatnya melipatsedang/akan melipattelah melipat

2). Ikut Wazan مَفْعِلٌ

Isim zaman-makan yang ikut wazan مَفْعِلٌ itu berupa fi’il tsulasi mujarrad (3 huruf) yang ‘ain fi’il mudhore’nya dibaca kasrah, seperti:

إسم زمان/إسم مكان
(Ikut Wazan مَفْعِلٌ)
فعل مضارعفعل ماضي
مَجْلِسٌيَجْلِسُجَلَسَ
waktu/tempatnya duduksedang/akan duduktelah duduk

Begitu juga dengan fi’il yang berbina’ mitsal wawi; baik fi’il mudhore’nya dibaca dhommah, fathah atau kasrah, maka isim zaman makan-nya tetap ikut wazan مَفْعِلٌ, contohnya:

إسم زمان/إسم مكان
(Ikut Wazan مَفْعِلٌ)
فعل مضارعفعل ماضي
مَوْعِدٌيَعِدُوَعَدَ
waktu/tempatnya berjanjisedang/akan berjanjitelah berjanji

Itulah penjelasan tentang pengertian Isim zaman dan isim makan, wazan beserta contohnya. Semoga bermanfaat. waalahu a’lam.

  1. Mustofa al-Ghalayini, Jami’ud al-Durus al-Arabiyah, hal. 151 ↩︎
  2. Sholahuddin Shofwan, Mabadi’ al-Shorfiyah, juz 1 hal 12. Lihat juga: Fathul Khobir, hal. 65. ↩︎

Pos terkait